Bagian Structure and Written Expression menguji kemampuan mengenali kalimat bahasa Inggris yang lengkap dan tepat. Kesulitan utamanya bukan hanya grammar, tetapi juga kecepatan melihat pola. Peserta yang membaca setiap pilihan kata demi kata sering kehabisan waktu sebelum menemukan inti masalah.

Lima belas pola berikut merupakan peta belajar, bukan daftar resmi pembuat tes. Gunakan pola ini untuk menganalisis latihan dan memahami alasan sebuah pilihan benar atau salah.

1. Subject dan verb utama

Setiap clause membutuhkan subject dan verb. Soal sering menambahkan frasa panjang sebelum verb sehingga peserta kehilangan subject sebenarnya. Temukan verb utama terlebih dahulu, lalu tanyakan siapa atau apa yang melakukan tindakan.

2. Subject-verb agreement

Verb harus sesuai dengan subject, bukan dengan kata benda yang paling dekat. Pada kalimat dengan frasa of, along with, together with, atau in addition to, tentukan head noun sebelum memilih bentuk singular atau plural.

3. Object of preposition

Kata benda setelah preposition seperti in, on, at, of, for, dan with bukan otomatis menjadi subject. Menandai prepositional phrase membantu peserta melihat struktur utama kalimat dengan lebih cepat.

4. Appositive

Appositive memberi informasi tambahan tentang noun dan biasanya dipisahkan dengan koma. Bagian ini dapat terlihat seperti subject kedua, padahal tidak membutuhkan verb baru. Periksa apakah kalimat tetap lengkap ketika appositive dihilangkan.

5. Present participle

Bentuk verb-ing dapat menjadi bagian dari continuous tense, adjective, atau reduced clause. Jika tidak ada auxiliary verb seperti is, are, was, atau were, jangan langsung menganggap bentuk ing sebagai verb utama.

6. Past participle

Bentuk past participle dapat membentuk passive voice atau berfungsi sebagai adjective. Kalimat The documents submitted yesterday... masih membutuhkan verb utama setelah frasa submitted yesterday.

7. Coordinate connector

Connector seperti and, but, or, dan so menghubungkan unsur yang setara. Jika dua clause lengkap digabungkan, connector diperlukan. Sebaliknya, jangan memilih connector jika kalimat hanya memiliki satu clause.

8. Adverb clause connector

Because, although, when, while, if, dan since memperkenalkan adverb clause. Setelah connector biasanya terdapat subject dan verb. Perhatikan perbedaan antara because yang diikuti clause dan because of yang diikuti noun phrase.

9. Noun clause

Kata seperti what, whether, why, how, dan that dapat memperkenalkan clause yang berfungsi sebagai subject atau object. Urutan katanya mengikuti statement, bukan question. Bentuk I know where he lives tepat, bukan where does he live.

10. Adjective clause

Who, whom, which, that, dan whose menghubungkan noun dengan informasi penjelas. Tentukan apakah connector sekaligus menjadi subject atau hanya menjadi object. Ini membantu mengetahui apakah setelahnya masih diperlukan subject.

11. Reduced clause

Adjective clause dan adverb clause tertentu dapat dipendekkan. Subject dan bentuk be dapat dihilangkan ketika rujukannya jelas. Namun, pengurangan yang salah dapat membuat kalimat kehilangan pelaku atau menciptakan makna yang tidak logis.

12. Inversion

Setelah ekspresi negatif tertentu seperti never, rarely, scarcely, dan not only, susunan auxiliary dan subject dapat dibalik. Inversion juga muncul pada beberapa conditional tanpa if. Kenali pemicunya sebelum menilai urutan kata.

13. Parallel structure

Unsur yang dihubungkan dengan and, or, but, both-and, either-or, atau not only-but also harus memiliki bentuk sejajar. Jika unsur pertama berupa gerund, unsur berikutnya biasanya perlu mengikuti pola yang sama.

14. Comparison

Perbandingan harus membandingkan unsur yang setara. Periksa penggunaan comparative, superlative, as...as, more than, dan fewer atau less. Waspadai perbandingan yang kehilangan pembanding atau mengulang bentuk comparative.

15. Word form

Pilihan jawaban sering berasal dari satu keluarga kata: success, succeed, successful, dan successfully. Tentukan fungsi ruang kosong sebelum melihat makna. Posisi setelah article biasanya memerlukan noun, sebelum noun dapat memerlukan adjective, dan setelah verb dapat memerlukan adverb.

Cara mengerjakan soal Structure

Mulailah dengan membaca kalimat, bukan pilihan jawaban. Cari subject, verb, connector, dan tanda baca. Setelah mengetahui bagian yang hilang, barulah periksa pilihan. Metode ini mengurangi kemungkinan terkecoh oleh pilihan yang terlihat familiar tetapi tidak sesuai fungsi.

Gunakan urutan berikut:

  • Temukan subject dan verb utama.
  • Hitung jumlah clause.
  • Periksa connector jika terdapat lebih dari satu clause.
  • Tentukan fungsi bagian yang kosong.
  • Hilangkan pilihan yang merusak struktur.
  • Baca kembali seluruh kalimat untuk memastikan maknanya logis.

Cara mengerjakan Written Expression

Pada Written Expression, kalimat sudah lengkap tetapi salah satu bagian tidak tepat. Jangan hanya mencari kata yang terdengar aneh. Periksa secara sistematis agreement, verb form, parallel structure, pronoun, article, preposition, comparison, dan word form.

Satu soal sebaiknya menghasilkan satu catatan pola. Jika jawaban salah karena subject-verb agreement, simpan kalimat tersebut dalam kelompok agreement. Setelah beberapa latihan, peserta dapat melihat jenis kesalahan yang paling sering muncul.

Strategi waktu yang lebih efisien

Jangan menghabiskan waktu terlalu lama pada satu nomor. Jawab soal yang polanya langsung terlihat, tandai soal yang meragukan, lalu kembali jika masih ada waktu. Kecepatan muncul dari pengenalan pola, bukan dari membaca secara terburu-buru.

Latih set kecil berisi 10 sampai 15 soal dengan timer. Setelah selesai, habiskan waktu yang sama untuk membahas alasan setiap pilihan. Mengetahui mengapa tiga pilihan salah sama pentingnya dengan mengetahui jawaban benar.

Kesalahan belajar yang perlu dihindari

  • Menghafal rumus tanpa melihat fungsi dalam kalimat.
  • Memilih jawaban karena terdengar paling formal.
  • Menganggap noun terdekat sebagai subject.
  • Mengabaikan tanda koma dan connector.
  • Mengulang banyak soal tanpa membuat jurnal kesalahan.
  • Mengejar kecepatan sebelum memahami pola dasar.

Bangun skor melalui diagnosis pola

Nilai Structure meningkat ketika peserta dapat mengenali masalah secara konsisten. Mulailah dari diagnostic test, kelompokkan kesalahan berdasarkan 15 pola di atas, dan prioritaskan tiga pola yang paling lemah. Setelah akurasi membaik, tambahkan latihan dengan batas waktu.

TOEFL Prediction Test DAILY ENGLISH ID dapat digunakan untuk melihat gambaran kemampuan Listening, Structure, dan Reading. Hasilnya membantu peserta menentukan materi kelas dan target latihan berikutnya.